Rabu, 12 Maret 2014

Bentuk Polimer : Plastik


Meskipun istilah plastik dan polimer seringkali dipakai secara sinonim, namun tidak berarti semua polimer adalah plastik. Plastik merupakan polimer yang dapat dicetak menjadi berbagai bentuk yang berbeda. Umumnya setelah suatu polimer plastik terbentuk, polimer tersebut dipanaskan secukupnya hingga menjadi cair dan dapat dituangkan ke dalam cetakan. Setelah penuangan, plastik akan mengeras jika plastik dibiarkan mendingin. Perhatikan Gambar 1, sebuah meja dari plastik yang dibuat dengan cara cetakan.
gbr112
Gambar 1. Meja yang terbuat dari plastik merupakan plastik cetakan dengan kualitas yang kuat dan tahan lama dan lebih kuat dari bahan-bahan semula.
Sifat plastik pada dasarnya adalah antara serat dan elastomer. Jenis plastik dan penggunaannya sangat luas. Plastik yang banyak digunakan berupa lempeng, lembaran dan film. Ditinjau dari penggunaannya plastik digolongankan menjadi dua yaitu plastik keperluan umum dan plastik untuk bahan konstruksi (engineering plastics). Plastik mempunyai berbagai sifat yang menguntungkan, diantaranya:
a. Umumnya kuat namun ringan.
b. Secara kimia stabil (tidak bereaksi dengan udara, air, asam, alkali dan berbagai zat kimia lain).
c. Merupakan isolator listrik yang baik.
d. Mudah dibentuk, khusunya dipanaskan.
e. Biasanya transparan dan jernih.
f. Dapat diwarnai.
g. Fleksibel/plastis
h. Dapat dijahit.
i. Harganya relatif murah.
Beberapa contoh plastik yang banyak digunakan antara lain polietilen, poli(vinil klorida), polipropilen, polistiren, poli(metil pentena), poli (tetrafluoroetilen) atau teflon.
1. Polietilen

Poli etilen adalah bahan termoplastik yang kuat dan dapat dibuat dari yang lunak sampai yang kaku. Ada dua jenis polietilen yaitu polietilen densitas rendah (low-density polyethylene / LDPE) dan polietilen densitas tinggi (high-density polyethylene / HDPE). Polietilen densitas rendah relatif lemas dan kuat, digunakan antara lain untuk pembuatan kantong kemas, tas, botol, industri bangunan, dan lain-lain.

Polietilen densitas tinggi sifatnya lebih keras, kurang transparan dan tahan panas sampai suhu 1000C. Campuran polietilen densitas rendah dan polietilen densitas tinggi dapat digunakan sebagai bahan pengganti karat, mainan anak-anak, dan lain-lain.
2. Polipropilen


Polipropilen mempunyai sifat sangat kaku; berat jenis rendah; tahan terhadap bahan kimia, asam, basa, tahan terhadap panas, dan tidak mudah retak. Plastik polipropilen digunakan untuk membuat alat-alat rumah sakit, komponen mesin cuci, komponen mobil, pembungkus tekstil, botol, permadani, tali plastik, serta bahan pembuat karung.

3. Polistirena

Polistiren adalah jenis plastik termoplast yang termurah dan paling berguna serta bersifat jernih, keras, halus, mengkilap, dapat diperoleh dalam berbagai warna, dan secara kimia tidak reaktif. Busa polistirena digunakan untuk membuat gelas dan kotak tempat makanan, polistirena juga digunakan untuk peralatan medis, mainan, alat olah raga, sikat gigi, dan lainnya.

4. Polivinil klorida (PVC)

Plastik jenis ini mempunyai sifat keras, kuat, tahan terhadap bahan kimia, dan dapat diperoleh dalam berbagai warna. Jenis plastik ini dapat dibuat dari yang keras sampai yang kaku keras. Banyak barang yang dahulu dapat dibuat dari karet sekarang dibuat dari PVC. Penggunaan PVC terutama untuk membuat jas hujan, kantong kemas, isolator kabel listrik, ubin lantai, piringan hitam, fiber, kulit imitasi untuk dompet, dan pembalut kabel.

5. Politetrafluoroetilena (teflon)

Teflon memiliki daya tahan kimia dan daya tahan panas yang tinggi (sampai 2600C) Keistimewaan teflon adalah sifatnya yang licin dan bahan lain tidak melekat padanya. Penggorengan yang dilapisi teflon dapat dipakai untuk menggoreng telur tanpa minyak.

6. Polimetil pentena (PMP)
Plastik poli metil pentena adalah plastik yang ringan dan melebur
pada suhu 2400C. Barang yang dibuat dari PMP bentuknya tidak berubah
bila dipanaskan sampai 2000C dan daya tahannya terhadap benturan lebih
tinggi dari barang yang dibuat dari polistiren.
Bahan ini tahan terhadap zat-zat kimia yang korosif dan tahan terhadap pelarut organik, kecuali pelarut organik yang mengandung klor, misalnya kloroform dan karbon tetraklorida. PMP cocok untuk membuat alat­alat laboratorium dan kedokteran yang tahan panas dan tekanan, tanpa mengalami perubahan, Barang-barang dari bahan ini tahan lama.

Ancaman Plastik Dan Air Panas


Plastik polikarbonat mengandung senyawa Bisphenol A (BPA). Fakta bahwa BPA dapat terlepas dari  botol minuman plastik ke dalam matriks air bukan hanya sekedar permasalahan dari baru atau lama umur dari botol plastik tersebut. Hal lain yang lebih perlu disoroti adalah faktor temperatur dari cairan yang dimasukkan ke dalam wadah plastik yang digunakan adalah faktor utama berapa banyak BPA yang terlepas  menurut para ilmuwan dari University of Cincinnati (UC).
Scott Belcher, PhD, dan timnya menemukan bahwa ketika botol minuman polikarbonat, baik baru maupun usang, terdedah pada air panas mendidih maka BPA akan terlepas 55 kali lebih banyak dibandingkan bila diisi dengan air biasa.
“Previous studies have shown that if you repeatedly scrub, dish-wash and boil polycarbonate baby bottles, they release BPA. That tells us that BPA can migrate from various polycarbonate plastics,” explains Belcher, UC associate professor of pharmacology and cell biophysics and corresponding study author. “But we wanted to know if ‘normal’ use caused increased release from something that we all use, and to identify what was the most important factor that impacts release.”
“Terinspirasi oleh pertanyaan dari masyarakat yang semakin meluas, kami melakukan tes langsung yang berdasarkan dari penggunaan konsumen terhadap produk botol plastik polikarbonat. Dari hasil ini ditemukan bahwa perbedaan yang signifikan dari eksposur terletak pada rentang suhu penggunaan. Pada dasarnya, botol berumur sembilan tahun pemakaian melepaskan jumlah BPA yang sama dengan botol baru.”

BPA adalah salah satu dari sekian banyak senyawa kimia yang diciptakan manusia dan memiliki klasifikasi penghambat endokrin. Mekanisme kerusakan pada endokrin terjadi dimana BPA akan meniru fungsi dari hormon alami tubuh. BPA kemudian akan menghambat sistem endokrin. Hormon disekresikan melalui kelenjar endokrin dan memiliki fungsi berbeda di seluruh bagian tubuh.
BPA digunakan secara luas di berbagai macam produk seperti botol bekal minuman, pelapis kaleng makanan, pipa air dan penutup tambalan gigi. Dalam beberapa studi BPA telah menunjukkan pengaruh terhadap reproduksi dan perkembangan otak pada hewan.
“Terdapat bukti-bukti ilmiah yang kuat tentang efek-efek berbahaya dari BPA dalam jumlah sangat kecildi dalam percobaan laboratorium dan studi hewan, namun terdapat sedikit sekali bukti klinis yang berhubungan dengan manusia.”, ujar Belcher. “Walau begitu, ada sebuah kecurigaan kuat dari komunitas saintifik bahwa senyawa kimia ini memiliki efek yang berbahaya terhadap manusia.”
Belcher dan timnya menganalisis botol polikarbonat usang dari klub memanjat lokal, lalu membeli botol dengan merk yang sama dari sebuah penyedia peralatan outdoor.
Semua botol kemudian dites selama tujuh hari penyimpanan untuk mensimulasikan penggunaan normal ketika melakukan backpackinghiking, dan aktivitas alam bebas lainnya.
Tim peneliti ini menemukan bahwa jumlah BPA yang terlepas ke dalam air dari botol polikarbonat baru dan usang jumlahnya sama. Keduanya memiliki sisi kesamaan baik dari segi konsentrasi maupun laju pelepasan pada matriks air dingin atau suhu normal.
Namun, konsentrasi BPA yang tinggi ditemukan ketika pengujian dilakukan menggunakan botol sama namun menggunakan air panas mendidih dan terdedah pada waktu yang relatif singkat. “Dibandingkan dengan laju pelepasan dari botol yang sama, maka pelepasan BPA pada matriks air panas mendidih meningkat sebesar 15 hingga 55 kali lebih cepat,” jelas Belcher. Sebelum terdedah oleh air panas mendidih, laju pelepasan BPA pada botol-botol ini memiliki rentang antara 0.2 hingga 0.8 nanogram per jam. Namun setelah diisi dengan air panas mendidih, laju ini meningkat menjadi 8 hingga 32 nanogram per jam.
Belcher menekankan bahwa tingkat BPA yang berbahaya terhaap manusia belum diketahui. Ia meminta para konsumen untuk memikirkan efek lingkungan kumulatif yang mungkin terjadi pada kesehatan mereka bila ini dialami pada mereka.
“BPA hanyalah salah satu dari sekian banyak senyawa kimia yang menyerupai estrogen dan manusia terpapar terhadapnya, sedangkan para ilmuwan masih menyelidiki bagaimana efek pengganggu endokrin ini terhadap kesehatan manusia,” ujarnya. “Namun telah bermunculan bukti-bukti saintifik yang mendukung fakta bahwa resiko dari pemaparan ini adalah kesehatan anda.”

Tim ini melaporkan penemuan ini pada tanggal 30 Januari 2008 pada jurnal Toxicology Letters. Lulusan UC yaitu Hoa Le dan seorang bimbingan penelitian lainnya Jason Chua juga ikut berpartisipasi dalam studi ini, dimana studi ini didanai oleh hibah National Institute of Environmental Health Sciences.

Melamin Dalam Produk Makanan


Melamin belum lama ini ditemukan dalam produk-produk susu di berbagai negara. Bahkan melamin telah membuat sakit hampir 300 ribu bayi di China dan menewaskan setidaknya enam bayi di negeri itu. Organisasi Kesehatan Dunia alias WHO oleh karenanya merasa perlu untuk menetapkan batas aman level melamin dalam makanan dan minuman. Menurut WHO, kecuali susu formula bayi, sedikit kandungan zat kimia tersebut dalam makanan tidak berbahaya bagi kesehatan. ditetapkan bahwa maksimum 0,2 miligram melamin per kilogram berat badan bisa ditolerir setiap hari (News.com.au, Sabtu, 6/12/2008).
Apa sebenarnya melamin itu?


Melamin adalah basa organik dengan rumus kimia C3H6N6. Zat ini merupakan trimer dari cyanida. Bersama dengan formaldehyde melamin digunakan untuk memproduksi resin melamin, plastik yang sangat tahan panas, dan busa melamin, produk polimer pembersih. Melamin juga merupakan metabolit dari cyromazine, salah satu senyawa pestisida.
Mengapa melamin ditambahkan pada produk susu untuk bayi?
Di Cina, dimana hal itu telah terjadi, untuk menambah volume susu murni maka biasanya ditambahkan air. Pengenceran ini mengakibatkan konsentrasi proteinnya menjadi turun. Pabrik-pabrik yang menggunakan bahan dasar susu murni (misalnya susu formula untuk bayi) biasanya menganalisa kadar proteinnya menggunakan metode kjeldahl yang mengukur jumlah nitrogen dan kemudian dikonversi menjadi jumlah protein dengan suatu tetapan standar. Dengan demikian penambahan melamin akan menaikkan kandungan nitrogen susu murni sehingga seolah-olah susu itu memiliki kadar protein yang tinggi.
Bagaimana efek melamin pada kesehatan manusia?
Meskipun belum ada penelitian tentang efek melamin pada manusia, namun demikian hasil penelitian terhadap hewan akan dapat digunakan sebagai acuan bagaimana efeknya terhadap manusia. Melamin mempunyai LD50 >3000 mg/kg berdasar data percobaan terhadap
tikus. Data dari eksperimen terhadap hewan menunjukkan melamin dapat menyebabkan terjadinya batu pada kandung kemih. Jika berkombinasi dengan asam sianurat (cyanuric acid), yang bisa juga ada dalam bubuk melamin, melamin dapat membentuk kristal yang bisa membentuk batu ginjal.
Kristal-kristal kecil ini dapat juga menutup saluran-saluran kecil di ginjal yang dapat menghentikan produksi urin sehingga menyebabkan kegagalan ginjal, dan pada beberapa kasus bisa terjadi kematian. Pada beberapa kasus melamin juga diketahui memiliki efek karsinogenik terhadap hewan eksperimen, meskipun belum ada bukti cukup tentang ini pada manusia.
Bagaimana tanda-tanda keracunan melamin?
Iritasi, darah dalam urin, urin sedikit atau malah tidak ada sama sekali, infeksi ginjal, tekanan darah tinggi.
Dengan demikian meskipun secara ilmiah belum terbukti efeknya terhadap manusia tapi tak ada salahnya kalau kita tetap berhati-hati